Parigi 7 Tumatenden

LEGENDA Tumatenden yang disebut-sebut sebagai puteri kayangan yang akhirnya menjadi milik orang Minahasa, ternyata bermukim di wilayah Kota Manado. Memang ceritera ini berkembang merakyat di seantero Minahasa, karena Kota Manado ketika itu masih masuk wilayah besar Keresidenan Minahasa. Namun, menyusul pembagian wilayah, setelah Manado menjadi kota otonom, saatnya juga kita bisa memilah legenda mana pula yang harus mengikut dengan perwilayahan tersebut. Tapi, tentu semua ini harus diikuti dengan bukti otentik, fakta sejarah, dan kebenaran ceritera. Coba kita buktikan!

Di puncak lembah Tuminting, pasnya terletak di Kelurahan Kombos Timur, Lingkungan III Kecamatan Singkil, Kota Manado, di sini terdapat dua lokasi mata air dimana masing–masing lokasi memiliki tujuh sumber mata air yang keluar dari antara celah batu besar dan sangat bening. Sumber air ini, disebutkan tidak pernah kering sekalipun pada musim kemarau berkepanjangan.

Konon ceriteranya, pada jaman nenek moyang orang Minahasa, lokasi ini merupakan permandian dari tujuh orang puteri yang berasal dari khayangan, salah satunya adalah Puteri Tumatenden. Antara mata air yang satu dengan yang lainnya, tidak terpaut jauh, sebab memang ceriteranya masing-masing puteri kayangan ini ketika sedang mandi, biasanya setiap bulan saat purnama tiba, saling pandang dan selalu dalam suasana senda gurau.

Hanya memang sulitnya, karena legenda ini berkembang sebagai milik orang Minahasa, jadi kebenaran ceritera ini tetap diragukan. Namun, sebagai bukti otentik ketujuh sumur ini telah terbuka untuk dapat dikunjungi setiap saat. Nah, bagi yang penasaran dengan kebenaran ceritera ini, bisa membuktikannya sambil melakukan wawancara dengan penduduk yang lama bermukim di sekitar tujuh sumur permandian para puteri kayangan ini.

Untuk menjangkaunya, kita tidak perlu menyiapkan angkutan khusus. Sebab hanya dengan kendaraan umum, lokasi ini bisa dijangkau. Waktu tempuhnya juga tidak memakan waktu lama. Hanya sekitar 30 menit dari pusat kota dengan angkutan darat, Parigi Tujuh ini sudah bisa disinggahi. Lokasi ini, saat sudah merupakan obyek kunjungan wisata peninggalan purbakala resmi. Di Parigi Tujuh ini, para pengunjung bisa melakukan kegiatan wisata kepurbakalaan sambil dapat melihat dan mengenal dari dekat legenda sejarah Parigi Tujuh sebagai cikal-bakal Legenda Tumatenden. Di lokasi wisata ini pun telah dilengkapi fasilitas tempat parkir yang memadai. (sumber istimewa)

 

One Response to Parigi 7 Tumatenden

  1. barry says:

    ada yg bilang di air madidi, mana yg betul shi????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s