KONTES LITERASI MATEMATIKA (KLM) & SEMILOKA PISA WILAYAH SULAWESI UTARA

This slideshow requires JavaScript.

Terima kasih kepada seluruh peserta Kontes Literasi Matematika (KLM) dan Semiloka PISA yang telah berpartisipasi pada acara tersebut. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapat bisa menjadi pedoman dan semangat dalam memajukan dunia pendidikan matematika di Indonesia. Amin

Terima Kasih kepada Dr. Santje Matulende Salajang, M.Si dan Navel O. Mangelep, S.Pd, M.Pd yang telah menjadi narasumber dalam acara semiloka PISA.

Selamat dan sukses kepada para pemenang KLM antara lain:

Juara 1 : Jerome Janes Matthew Putra Hariyanto dari SMP Katolik Pax Christi Manado

Juara 2 : Daniel Kevin Tumiwa dari SMP Lokon St Nikolaus Tomohon

Juara 3 : Prayer Maleakhi Kumontoy dari SMP Negeri 2 Tondano

Video | Posted on by | Tagged , , , , , , | Leave a comment

KONTES LITERASI MATEMATIKA (KLM) DAN SEMILOKA PISA WILAYAH SULAWESI UTARA

PUSAT PENELITIAN & PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (P4MRI)
UNIVERSITAS NEGERI MANADO

MEMPERSEMBAHKAN :

KONTES LITERASI MATEMATIKA (KLM)
Dirangkaikan dengan
SEMILOKA TENTANG PISA
(Program for International Student Assessment)

Tema :
“Building the Nation Character through Realistic Mathematics Education (PMRI) and PISA

Tingkat Provinsi (20 Kota di Indonesia) :
31 Oktober 2015
Tingkat Nasional di P4TK Matematika Jogjakarta :
9-11 November 2015

PENDAHULUAN

Tuntutan kurikulum 2013 menghendaki siswa tidak hanya mampu menyelesaikan soal-soal rutin dengan menggunakan rumus/algoritma yang baku, akan tetapi juga harus mampu bernalar dan menggunakan matematika untuk memecahkan masalah non-rutin yang ditemui dalam kehidupan sehari. Kemampuan seperti itu tidak mungkin dikuasai oleh siswa dengan sendirinya tanpa dilatih oleh guru di kelas. Untuk itu guru matematika dituntut menyiapkan peserta didiknya agar menjadi literasi (melek) dalam matematika sehingga mampu mengikuti berbagai perubahan global dan menempati ranking yang lebih baik pada penilaian internasional. Salah satu penilaian yang dimaksud adalah Programme for International Student Assessment (PISA).

Berdasarkan hal tersebut, Pusat Penelitian & Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik (P4MRI) Universitas Negeri Manado menyelenggarakan Kontes Literasi Matematika (KLM) bagi siswa SMP/MTs/SMA/MA dan Semiloka terkait dengan PISA bagi guru matematika, mahasiswa (S1, S2, S3) dan pemerhati pendidikan matematika lainnya.

WAKTU & TEMPAT PELAKSANA

Kegiatan KLM dan Semiloka PISA akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Oktober 2015, di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNIMA.

TUJUAN

  • Meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa
  • Meningkakan kualitas implementasi kurikulum 2013
  • Meningkatkan wawasan guru dan calon pendidikan terhadap PISA dan PMRI

PESERTA

  1. KLM merupakan kontes perorangan yang diikuti oleh siswa SMP/MTs, SMA/MA/SMK maksimal umur 15 tahun (pada saat final KLM di P4TK Matematika Jogjakarta tanggal 9-11 November 2015) yang dikirim oleh sekolah negeri maupun swasta atau yang mendaftar sendiri.
  2. Semiloka PISA diikuti oleh para guru dan calon guru SMP/MTs, SMA/MA/SMK baik Pengawas Sekolah, Pejabat Diknas, Dosen, Mahasiswa (S1, S2, S3) atau umum.

BENTUK KEGIATAN

Kegiatan yang diselenggarakan meliputi :

  1. Kontes Literasi Matematika (Perorangan)
  2. Seminar & Lokakarya (Semiloka)

Narasumber :

  1. Dr. Usman Mulbar, M.Si (Universitas Negeri Manakasar) *confim 

(Pakar PMRI & PISA)

  1. Prof. Dr. Cosmas Poluakan, M.Si

(DEKAN FMIPA / Pakar Literasi Sains)

  1. Dr. S. M. Salajang, M.Si

(Ketua P4MRI UNIMA)

BIAYA PENDAFTARAN

Kontes                 : Rp. 100.000,- / Siswa
Semiloka              : Rp. 150.000,- / peserta guru

(khusus mahasiswa S1 = Rp. 50.000,-
S2 & S3 = Rp. 100.000,-
Umum = Rp. 150.000,-)

SUSUNAN ACARA

07.00 – 07.30      : Registrasi
07.30 – 08.00      : Pembukaan

Acara Kontesn Literasi Matematika

08.00 – 10.00      : Babak Penyisihan
10.00 – 12.00      : Semiloka tentang PISA
12.00 – 13.00      : ISHOMA
Pengumuman Peserta Semi Final
13.00 – 14.30      : Semi Final
14.30 – 15.00      : Istirahat
15.00 – 16.30      : Final
16.30 – 17.00      : Penutupan, pembagian hadiah, dan
Sertifikat

Acara Semiloka PISA

08.00 – 09.30     : Pembicara I (Domain Soal PISA)
09.30 – 11.00      : Pembicara II (Literasi Sains & PISA)
11.00 – 12.00      : Pembicara III (Workshop Pembuatan Soal PISA)

FASILITAS

Fasilitas yang diberikan pada peserta Semiloka adalah :

  1. Seminar Kit
  2. Sertifikat
  3. Makan Siang

Fasilitas yang diberikan pada Peserta KLM adalah :

  1. Juara I : Tropi Tetap, Uang Pembinaan, Sertifikat, dan akan diikutsertakan dalam Grand Final tingkat Nasional tanggal 9-11 November 2015 di P4TK Matematika Jogjakarta
  2. Juara II & III : Piala, uang pembinaan, dan sertifikat
  3. Makan Siang
  4. Sertifikat bagi 1 orang guru pendamping per sekolah

Infomasi dan Pendaftaran  

Silahkan Kunjungi website :
https://p4mriunima.wordpress.com/

Sekretariat :
JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNIMA
Kampus UNIMA Tonsaru Kec. Tondano Selatan
Kab. Minahasa Prov. Sulawesi Utara

Contact Person Address :
Navel Mangelep (085256012313)
navelmangelep@gmail.com
Sam Salajang (082394382060)
samsalajang@gmail.com

*Note: Batas Konfirmasi pendaftaran hari Kamis 29 Oktober 2015. Panitia tidak menerima lagi pendaftaran pada hari pelaksanaan.

UNTUK PENDAFTARAN ONLINE SILAHKAN MENGISI FORMULIR BERIKUT: 

Posted in Tak terkategori | Leave a comment

PENDAFTARAN BEASISWA IMPoME UNTUK TAHUN 2013

Pendaftaran seleksi beasiswa International Master Program on Mathematics Education (IMPoME) untuk tahun 2013 telah dibuka, dengan syarat-syarat sebagai berikut:

1. Mengisi aplication form dengan lengkap, download di sini: stuned_form_impome_2013

2. Mengisi CV dengan lengkap, download di sini: cv-form-neso_2013

3. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)

4. Pas Photo 4 x6 (1 lembar)

5. Ijazah S1

6. Transkrip nilai dengan nilai IPK minimal 3, 00

7. Sertifikat TOEFL dengan score minimal 500

8. SK CTAB (Surat Keputusan Calon Tenaga Akademik Baru) dari Rektor

Persyaratan di atas dibuat dengan rangkap 3 ( 1 asli, 2 fotokopi) menggunakan kertas A4 di bundel berdasarkan nomer urut di atas dan di jilid menggunakan plastik mika warna putih (bening).

Mohon tidak melampirkan dokumen yang tidak kami cantumkan di atas.

Semua berkas harap dikirimkan ke :

Martha Metrica, S.E

PMRI – PPPPTK IPA Bandung

Jalan Diponegoro No.12

Bandung

Telp/Fax: 022-4213950/022 -4213949

Paling lambat tanggal 31 Desember 2012, berkas sudah kami terima.

Terima kasih.

Info Seputar IMPoME  bisa kunjungi website: http://www.P4MRI.net
Atau klik => IMPoME

Posted in Info, PMRI | 1 Comment

Sejarah Berdirinya Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA – UNIMA

Program Studi Pendidikan Matematika adalah salah Program Studi di Jurusan  Matematika pada FMIPA Universitas Negeri Manado yang telah ada sejak berdirinya Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) Tondano pada tahun 1955, cikal bakal IKIP Negeri Manado, sekarang menjadi Universitas Negeri Manado (UNIMA). Dalam perjalanannya, Program Studi Pendidikan Matematika yang telah ada sejak berdirinya PTPG Tondano tahun 1955, yang dikenal sebagai Jurusan Ilmu Pasti pada Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE). Kemudian menjadi Jurusan Matematika FPMIPA IKIP Manado, dan sesuai Kepres N0. 127 Tanggal 13 September 2000 IKIP Manado menjadi Universitas Negeri Manado (UNIMA). Jurusan Matematika melaksanakan Program Studi Pendidikan Matematika  menghasilkan tenaga kependidikan profesional dalam pembelajaran matematika dengan gelar Sarjana Pendidikan Matematika (S.Pd), juga pernah menyelenggarakan program D1, D2 dan D3. Sejalan dengan visi, misi dan tujuan Program Studi Pendidikan Matematika, serta komitmen yang tinggi terhadap pengembangan Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Matematika telah banyak mewarnai pengembangan Pendidikan Matematika di Sulawesi Utara, terutama dalam memberi kontribusi pengadaan guru bidang studi matematika di sekolah-sekolah, baik melalui pengalamannya secara langsung maupun melalui lulusannya yang telah dihasilkannya selama 50 tahun.

Program Studi Pendidikan Matematika yang menyelenggarakan program S1 di UNIMA untuk menghasilkan tenaga guru matematika di Sulut, bahkan  di regional Indonesia Timur. Dalam pengembangannya  perlu senantiasa merefleksikan diri agar tetap berperan dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan-tujuan dan misinya. Keberadaan Program Studi Pendidikan Matematika saat ini secara umum menunjukkan masih berada pada kondisi memprihatinkan dipandang dari berbagai aspek, meskipun memiliki peluang-peluang untuk mengembangkan eksistensinya. Hal ini ditunjukkan oleh hasil terakhir akreditasi perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) tahun 2006 dengan nilai B. Kenyataan ini memacu Program Studi Pendidikan Matematika untuk berusaha mengatasi berbagai kelemahan dan menata, meningkatkan kualitas maupun kinerja penyelenggaraannya agar dalam waktu dekat mampu memajukan pelayanannya dengan memanfaatkan semua potensi sumber daya dan peluang yang ada, termasuk melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan.

<== Ketua Jurusan

Drs. R. J. Wenas, MS

Sekretaris Jurusan ==>

Drs. Ontang Manurung, M.Pd 

Sumber :

PS.Pendidikan Matematika,  2005.  Kurikulum PS Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, FMIPA, UNIMA di Tondano.

PS.Pendidikan Matematika,  2010.  Panduan Seminar Usulan dan Hasil Penelitian PS Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, FMIPA, UNIMA di Tondano.

PS.Pendidikan Matematika,  2010.  Panduan Penilaian(Evaluasi) PS Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, FMIPA, UNIMA di Tondano

UNIMA, 2003. Laporan Wisuda Tahun 2010.  Percetakan UNIMA di Tondano

Posted in Artikel, Berita, Info, Matematika, Pendidikan | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Daftar Nama Calon Mahasiswa IMPoME yang Lulus Seleksi untuk Tahun Ajaran 2012/2013

Selamat buat para Calon Mahasiswa International Master Program on Mathematics Education (IMPoME) Bacth IV Tahun 2012.
Selamat bergabung dalam misi merevormasi pembelajaran matematika di Indonesia lewat Pendidikan Matematika Realistik (PMRI)

Selamat datang, dan Selamat Berjuang

Jayalah terus PMRI…!!!

 

Posted in Berita, Info, PMRI | Tagged , | Leave a comment

PENGUMUMAN CALON PENERIMA BEASISWA S2 IMPoME PMRI 2012 YANG LOLOS SELEKSI BERKAS

Selamat buat para calon penerima beasiswa International Master Program on Mathematics Education (IMPoME) PMRI 2012 yang telah lolos seleksi berkas dan maju ketahap selanjutnya yakni tahap wawancara. (sumber http://p4mri.net/)

Berikut ini nama-nama yang lolos dan tempat seleksi wawancara berikutnya : Continue reading

Posted in Berita, Info | Leave a comment

VARIABEL – VARIABEL PENELITIAN

1. PENGERTIAN VARIABEL

Istilah variabel dapat diartikan bermacam – macam. Dalam tulisan ini variable diartikan sebagai segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian.Sering pula dinyatakan variabeL penelitian itu sebagai faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa atau gejala yang akan diteliti.

Kalau ada pertanyaan tentang apa yang akan di teliti, maka jawabannya berkenaan dengan variabel penelitian. Jadi variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulan. Secara teoritis variabel dapat didefiisikan sebagai atribut seseorang, atau objek yang mempunyai “Variasi” antara satu orang dengan yang lain atau satu objek dengan objek yang lain (Hatch dan Farhady,1981). Dinamakan variabel karena ada variasinya.

Menurut Y.W Best yang disebut variabel penelitian adalah kondisi-kondisi atau serenteristik-serenteristik yang oleh peneliti  dimanupulasikan, dikontrol atau dioservasi dalam suatu penelitian. Sedang Direktorat Pendidikan Tinggii Depdikbud menjelaskan bahwa yang dimaksud variabel penelitian adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian. Dari kedua pengerian tersebut dapatlah dijelaskan bahwa variabel penelitian itu meliputi faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa atau gejala yang kan diteliti.

Apa yang merupakan variabel dalam sesuatu penelitian ditentikan oleh landasan teoritisnya, dan ditegaskan oleh hipotesis penelitian. Karena itu apabila landasan teoritisnya berbeda, variabel-variebel penelitiannya juga akan berbeda. Jumlah variabel yang dijadikan objek pengamatan akan ditentukan oleh sofistikasi rancangan penelitiannya. Makin sederhana sesuatu rancangan penelitian, akan melibatkan variabel-variabel yang makin sedikit jumlahnya, dan sebaliknya.

Baca selengkapnya dengan klik “Variabel-variabel dalam penelitian”

Posted in Artikel, Pendidikan | Leave a comment

STRATEGI BELAJAR MENGAJAR UNTUK PEMBELAJARAN NILAI / AFEKTIF

Moto   : “Orang sering berkeinginan melaksanakan apa–apa yang dirasakan dan dipikirkannya baik, namun apa yang diperbuat sering berbeda dengan hal tersebut”

Sebelum membahas mengenai strategi belajar mengajar maka hendaknya kita mengetahui perbedaan antara strategi, metode, teknik, maupun pendekatan. Karena banyak orang bingung untuk membedakannya. Strategi merupakan kumpulan sejumlah metode/cara/pola dalam mencapai/melaksanakan sesuatu atau mengerjakan sesuatu. Sedangan Metode merupakan kumpulan sejumlah teknik, dan Teknik adalah taktik atau cara kerja. Pendekatan (approach) adalah pola/dasar berfikir atau kerangka berfikir dalam menghadapi/ menyelesaikan/mengerjakan sesuatu.  Tentu saja Pendekatan seseorang akan menentukan strateginya, sedangkan metode serta teknik kerja akan ditentukan oleh pilihan strategi orang tersebut.

Pengertian-pengertian ini sangat perlu difahami sebagai tolak ukur kita, dalam membahas pembelajaran nilai/afektif, dan rumusannya sengaja saya sederhanakan sekalipun dalam dunia pendidikan/pembelajaran hal-hal tersebut masih merupakan polemik yang berkepanjangan.

Pada awal tulisan ini saya utarakan sebuah moto. Moto tersebut menunjukkan bahwa sering apa yang dipikirkan dan dirasakan (afeksi) berlainan dengan apa yang kita lakukan. Ini menunjukkan bahwa masalah berbuat/acting merupakan dunia yang terpisahkan dengan dunia yang ada dalam diri seseorang (Metcalf, 1971). Hal ini memang demikian sebab dalam dunia nyata/perbuatan variabel penentunya sangat banyak serta sering di luar kemampuan dan daya kontrol kita. Selanjutnya saya ingin memperingatkan para guru bahwa membina/mendidik/mengajar afektif memerlukan pendekatan dan strategi serta metode khusus dan sering lebih berat daripada pembelajaran kognitif.  Baca selengkapnya

Posted in Artikel, Matematika, Pendidikan | Tagged , , , , , | Leave a comment

KOMPETENSI GURU MATEMATIKA

Sebelum kita mengetahui apa saja kompetensi guru matematika alangkah baiknya kita mengetahui apakah dimaksud dengan guru dan kompetensi guru. Menurut  Undang-undang No. 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen pasal 1, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sedangkan yang dimaksud dengan kompetensi guru adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan oleh guru dalam melaksanakan tugas dan keprofesionalan. Selain itu dalam pasal 10 ayat (1) dari undang-undang yang sama, kompetensi guru meliputi kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Berikut ini penjabaran dari Kompetensi-kompetensi tersebut : klik KOMPETENSI GURU MATEMATIKA

Posted in Artikel, Info, Matematika, Pendidikan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

“PEMBELAJARAN SISWA ABAD 21 DALAM PMRI”

Di era globalisasi yang penuh dengan tantangan dan persaingan antar individu, setiap orang dituntut untuk memiliki kualitas dan keterampilan yang mumpuni dalam menjawab setiap tantangan tersebut. Keterampilan yang dimaksud ini antara lain terampil menggunakan teknologi, terampil mengelola informasi, terampil belajar, terampil berinovasi, terampil hidup, terampil berkarir, dan terampil meningkatkan diri dalam kesadaran global. Untuk itu penguasaan keterampilan ini wajib dimiliki oleh setiap siswa-siswa Indonesia yang menjadi tulang punggung perjuangan dan harapan dari bangsa ini. Namun, bagi siswa Indonesia seluruh keterampilan itu belumlah cukup. Masih ada keterampilan esensial yang mendasari semua keterampilan yang wajib siswa kuasai yaitu terampil menjalankan ketakwaannya kepada Tuhan lewat agamanya masing-masing. Keterampilan utama dan terutama adalah memilih mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Mengendalikan diri dalam memilih kekuatan pikirannya sebagai sandaran dari tindakannya, dan menyerahkan sebagian pengaturan hidupnya kepada Yang Maha Kuasa.

Para pakar yang mencoba merumuskan keterampilan yang dibutuhkan siswa pada abad 21 sebagai berikut :

•   Memiliki karakter sebagai pemikir. Karakter sebagai pemikir ini ditandai dengan terampil berpikir inovatif lewat kecepatan beradaptasi dengan lingkungan, mampu memecahkan masalah yang kompleks, dan dapat mengendalikan diri sendiri dalam menghadapi tantangan yang ada, cerdas, kreatif, dan berani ambil resiko. Selain itu. karakter yang relevan dengan kerja otak ini meliputi prilaku berpikir yang selalu ingin tahu, berpikir terbuka, dan bersikap reflektif.

  Memiliki etos kerja yang tinggi sehingga produktif. Hal ini ditandai dengan memiliki kemampuan untuk menentukan prioritas, mengembangkan perencanaan, memetakan hasil pencapaian, terampil menggunakan perangkat kerja, dan meningkatkan keterampilan yang sejalan dengan perkembangan teknologi. Di samping itu, terampil mengembangkan kecakapan yang relevan dengan kebutuhan hidup, dan selalu menghasilkan mutu produk yang tinggi. Karakter yang relevan dengan hal ini adalah prilaku hidup yang bersih dan sehat, disiplin, sportif, tidak kenal menyerah, tangguh, handal, berketetapan hati, kerja keras, dan kompetitif.

•  Memiliki keterampilan berkomunikasi. Hal ini ditandai dengan kemampuan bekerja dalam tim yang bervariasi, berkolaborasi, dan cakap mengembangkan hubungan interpersonal sehingga selalu dapat menempatkan diri dalam interaksi yang harmonis. Memiliki kecakapan komunikasi personal, sosial, dan terampil mengejawantahkan tanggung jawab. Yang tidak kalah pentingnya adalah terampil dalam komunikasi interaktif dengan cerdas dan rendah hati. Karakter yang relevan dengan keterampilan ini adalah menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong royong, nasionalis, kosmopolit, mengutamakan kepentingan umum dan bangga terhadap produk bangsa sendiri.

Cakap dalam menggunakan teknologi dan informasi. Hal ini ditandai dengan kecakapan untuk memvisualisasikan informasi dalam mengembangkan keterampilan multikultural, bekerja sama dan berkomunikasi dalam ruang lintas bangsa, serta terampil mengembangkan kesadaran global.

•  Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bangsa Indonesia memandang bahwa kecakapan intelektual, digital, sosial, dan akademik belum cukup. Anak Indonesia wajib memiliki kecakapan hidup yang yang lebih bernilai yang ditandai dengan keterampilan beriman dan bertakwa, terampil hidup jujur, terampil menjalankan amanah, terampil berbuat adil, terampil menjalankan tanggung jawab, terampil berempati, dan patuh menjalankan hidup beragama sebagai releksi menjalankan perintah Tuhan.

Salah satu hasil inovasi pembelajaran khususnya dalam pembelajaran matematika yang sejalan dengan karakter belajar abad 21 adalah Klik disini untuk meneruskan membaca

Posted in Artikel | Tagged , , , | Leave a comment